Pastikan Kelengkapan Suratnya! Berikut 4 Dokumen Penting Jual Beli Mobil Bekas

Pastikan Kelengkapan Suratnya! Berikut 4 Dokumen Penting Jual Beli Mobil Bekas

Mobil yang baru maupun yang bekas harus memiliki kelengkapan dokumen yang baik. Jangan sampai anda membeli kendaraan yang bermasalah dari segi kelengkapan suratnya. Kendala semacam ini tidak akan terjadi jika anda membeli mobil bekas ditemani oleh layanan inspeksi mobil seperti Otospector. Lantas apa saja dokumen tersebut? Berikut ulasannya!

Surat Surat Penting Saat Transaksi Mobil Bekas

1. Buku Pemilik Kendaraan Bermotor

BPKB merupakan salah satu surat yang menyatakan kepemilikan sah seseorang terhadap sebuah kendaraan bermotor. Anda perlu memeriksa dengan seksama, apakah data yang tertera di dalam BPKB ini sesuai dengan kendaraan yang dibeli atau tidak. BPKB lama yang diproduksi di bawah tahun 2008 memiliki tampilan yang berbeda dengan BPKB baru yang dikeluarkan tahun 2009 ke atas. 

BPKB lama sampulnya berwarna biru, terdiri dari 22 lembar, nomor BPKB terletak timbul di pojok kanan atas, dan tidak ada nomor KTP dari pemilik kendaraan. Sedangkan BPKB baru berwarna coklat kehijauan, terdiri dari 20 lembar, nomor BPKB tercetak vertikal di kanan, dan ada nomor KTP pemilik. Informasi tersebut wajib anda ketahui sehingga tidak tertipu BPKB palsu. 

Anda dibantu oleh jasa inspeksi mobil bekas juga perlu memeriksa ada atau tidaknya hologram gambar Tri Brata Polri. Hologram ini hanya bisa dikeluarkan oleh pihak kepolisian. Anda bisa melihat hologram tersebut di bawah sinar UV. Bagian ini sengaja dibuat sebagai pengaman BPKB sehingga terhindar dari tindak kejahatan pemalsuan. 

2. Faktur

Faktur merupakan bukti pembelian kendaraan yang diberikan kepada dealer saat menerima unit kendaraan dari pabrik. Dokumen ini memiliki data penting seperti nomor mesin, nomor rangka, harga penjualan pabrik ke dealer serta nama pembeli pertama. Faktur ini sangat penting untuk pembuatan BPKB. Ibaratnya surat ini adalah akta kelahiran kendaraan tersebut dari pabrik.
 

3. Form A

Surat ketiga yang tidak kalah penting diteliti sebelum membeli mobil adalah Form A. surat ini menjadi bukti bahwa kendaraan tersebut sudah melunasi bea masuk dan pajak. Pada mobil CBU, surat tersebut sangat penting karena dibutuhkan saat pembuatan STNK dan BPKB. Anda dibantu jasa inspeksi mobil bekas juga perlu mengoreksi setiap data yang ada di dalamnya.  

Pastikan bahwa data tersebut sesuai dengan BPKB. Akan menjadi masalah jika ada kekeliruan antara form ini dengan BPKB. Nantinya jika terjadi apa apa dengan kendaraan, anda tidak punya bukti kuat bahwa kendaraan tersebut adalah sah milik anda. Perbedaan data secara tidak langsung membuat anda kehilangan hak atas kendaraan tersebut, sehingga perlu segera diperbaiki. 

4. Kwitansi Kosong

Kwitansi kosong sangat dibutuhkan oleh pembeli untuk mempermudah proses balik nama. Kuitansi ini sifatnya wajib apabila anda memiliki niat untuk menjual kendaraan tersebut kepada pihak lain di kemudian waktu. Termasuk jika anda ingin menjual mobil itu ke showroom mobil bekas. Oleh karena itu, pastikan anda memintanya.

Apabila anda kurang paham tentang kwitansi kosong, tidak masalah untuk meminta bantuan layanan inspeksi mobil bekas seperti Otospector. Mereka bukan hanya bisa menilai kelayakan kendaraan dengan detail, namun juga memeriksa dokumen jual beli dengan baik. Jangan lupa pula untuk meminta tanda tangan pemilik kendaraan sesuai BPKB di kwitansi tersebut. 

Demikianlah informasi tentang dokumen dokumen yang harus anda periksa saat melakukan transaksi jual beli. Akan sangat merepotkan jika ada dokumen yang terlewat. Untuk menghindari hal tersebut, akan lebih baik jika anda meminta bantuan pihak yang handal menangani masalah jual beli mobil bekas, seperti Otospector. 


0 komentar:

Posting Komentar