Tips Memilih Krim Pemutih Wajah yang Aman

Tips Memilih Krim Pemutih Wajah yang Aman

Memiliki kulit yang putih merupakan dambaan semua orang. Terlebih dengan iklim di Indonesia yang menyebabkan warna kulit menjadi lebih gelap karena intensitas paparan sinar matahari yang tinggi. Oleh karena itu, krim pemutih wajah menjadi skincare yang banyak diburu. Agar tidak salah memilih, berikut beberapa tips memilih krim pemutih wajah terbaik dan aman untuk Anda.

Kenali Jenis Kulit Anda

Produk perawatan kulit akan memberikan hasil yang optimal jika sesuai dengan jenis kulit pemakainya. Mengenali jenis kulit sangat penting agar produk yang Anda gunakan tidak sia-sia. Secara umum, manusia memiliki jenis kulit normal, kering, berminyak, sensitif, atau kombinasi.

Kulit normal adalah kulit yang ideal. Tidak terlalu kering atau berminyak dan kelembapannya sangat terjaga. Kulit normal tampak bersih, halus, dan sehat. Kulit kering memiliki kelembapan yang kurang, sehingga wajah tampak kusam dan kasar. Pemilik kulit kering biasanya sensitif dengan sinar matahari berlebihan.

Kulit berminyak memiliki pori-pori yang besar. Pori-pori besar memproduksi minyak lebih banyak yang berpotensi memunculkan jerawat, komedo, dan noda hitam. Kulit sensitif cenderung mudah mengalami gatal, kemerahan, dan terbakar jika terpapar sinar matahari terlalu lama. Kulit kombinasi sangat berminyak di bagian T-zone (dagu, hidung, dan dahi) dan kering di bagian lainnya. 

Perhatikan Kandungan Krim Pemutih Wajah  yang Anda Inginkan

Setiap produk kecantikan pasti memiliki kandungan yang dapat memberikan manfaat setelah digunakan. Namun, tidak semua bahan ini cocok untuk kulit Anda. Setelah mengetahui dengan baik jenis kulit yang dimiliki, Anda bisa memilih krim pemutih wajah terbaik  yang aman untuk Anda.

Krim pemutih biasanya mengandung kojic acid, arbutin, vitamin C, niacinamide, dan tetrinoin. Kojic acid di dalam krim pemutih berfungsi sebagai pencegah pembentukan tirosin. Jika kulit Anda sensitif, sebaiknya menghindari krim yang mengandung kojic acid karena berpotensi menyebabkan iritasi dan kemerahan.

Arbutin berfungsi mengatasi hiperpigmentasi kulit dan dipercaya ampuh mencerahkan kulit. Vitamin C berperan sebagai antioksidan untuk mencegah menuaan dini dan niacinamide berfungsi menghambat produksi melanin (zat pemberi warna kulit).

Tetrinoin dapat menipiskan kulit, membantu penyerapan obat oles kulit, dan mengurangi pembentukan melanin. Jika kulit Anda kering atau sensitif, disarankan menghindari krim yang mengandung tetrinoin karena dapat menyebabkan iritasi. Zat ini juga tidak disarankan bagi Anda yang sedang atau merencanakan kehamilan.

Selain zat-zat di atas, ada pula merk krim pemutih wajah yang mengandung hydroquinone. Hydroquinone adalah zat utama penghambat pembentukan melanin.  Jika krim yang Anda pilih mengandung hydroquinone, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kepercayaan Anda.

Krim yang harus Anda hindari adalah krim yang mengandung merkuri. Hal ini dikarenakan merkuri dapat memutihkan kulit secara instan, tetapi memiliki efek samping yang sangat buruk. Efek terburuk dari penggunaan merkuri adalah rusaknya ginjal dan sistem saraf.

Tentunya Anda ingin menggunakan produk yang baik dan aman, bukan? Pastikan krim pemutih wajah terbaik Anda sudah terdaftar di BPOM dan bersertifikat halal MUI. Keaslian nomor BPOM dapat dicek di website resmi BPOM karena banyak oknum-oknum yang memalsukan nomor BPOM agar menarik kepercayaan konsumen dengan produk yang belum tentu keamanannya.

Impian memiliki kulit wajah yang putih harus diwujudkan dengan cara yang baik dan aman. Terbujuk krim pemutih yang menjanjikan perubahan instan tanpa jaminan keamanan hanya akan merugikan Anda. Pastikan untuk memperhatikan tips-tips memilik krim pemutih wajah yang cocok untuk Anda agar hasilnya sesuai dengan yang diharapkan.

Ketahui Beberapa Penyebab NIK Tidak Valid dan Cara Mengatasinya Disini

https://maucash.id/penyebab-nik-dan-kk-tidak-valid-terdaftar-begini-cara-mengatasinya

Nomor induk kependudukan (NIK) memiliki peran penting dalam setiap administrasi pemerintahan yang dilakukan oleh seseorang. Jadi ketika NIK tidak valid akan menimbulkan rasa cemas dan pertanyaan kenapa NIK tidak valid atau terdaftar. Berikut beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab NIK tidak valid dan cara mengatasinya.

Beberapa Hal Yang Menyebabkan NIK Tidak Valid 

Penyebab pertama yang sering terjadi pada kasus NIK tidak valid adalah kesalahan pada sistem. Bisa saja Dukcapil yaitu badan yang mengurusi masalah NIK dan KK salah dalam proses pencatatan NIK, sehingga NIK anda tidak valid atau tidak terdaftar. Masalah sistem lain juga bisa terjadi pada database yang dimiliki oleh kementrian dalam negeri.

Penyebab selanjutnya yaitu salah input nomor NIK. Meskipun terlihat sepele, salah dalam memasukkan NIK menjadi salah satu penyebab yang sering terjadi mengapa NIK tidak valid saat dicek. Nomor NIK yang panjang seringkali membuat orang melewatkan satu angka atau kelebihan satu angka dalam mengetik, oleh karena itu pastikan lagi NIK yang akan anda masukkan sudah benar sebelum dicek.

Penyebab NIK tidak valid atau tidak terdaftar yang terakhir bisa saja karena kekeliruan saat pertama kali mengurus berkas pembuatan KTP elektronik di kantor Dukcapil. Jadi untuk langkah awal anda bisa mengecek status NIK dan nomor KK. Pastikan NIK yang terdaftar di KTP anda sama dengan yang terdaftar di KK. Apabila memang sama, berikut cara yang dapat anda tempuh untuk mengatasi NIK yang tidak valid.

Cara Untuk Mengatasi NIK Tidak Valid

Untuk mengatasi masalah NIK tidak valid karena kesalahan sistem, anda bisa melakukan pelaporan ke kantor Dukcapil atau kelurahan setempat dimana tempat anda membuat NIK atau KK. Ketika hendak melakukan pelaporan harap siapkan berkas-berkas yang dibutuhkan terlebih dahulu seperti KK, KTP, akta kelahiran dan berkas lainnya.

Saat mengunjungi kantor Dukcapil untuk mengurus penyebab NIK tidak valid karena sistem bawa fotocopy berkas dan berkas asli yang sudah disiapkan di atas, kartu keluarga, KTP dan akta kelahiran. Sesampainya di kantor Dukcapil anda akan diarahkan oleh petugas yang sedang bertugas pada hari itu. Mulai dari keluhan yang anda alami hingga penyelesaian masalahnya.

Selain melakukan pengurusan offline dengan mendatangi kantor Dukcapil atau kelurahan setempat, anda juga bisa melakukan pelaporan secara online dengan menghubungi nomor layanan yang telah disediakan. Anda bisa menghubungi melalui layanan panggilan, whatsapp, sms, Twitter dan email. 

Untuk melapor penyebab NIK tidak valid melalui call center, anda bisa menghubungi kantor Dukcapil di  nomor 1500537 atau melalui sms dan aplikasi whatsapp ke nomor 08118005373. Melapor melalui email di alamat [email protected], melapor melalui media sosial facebook di akun resmi Dukcapil Halo Dukcapil dan melalui twitter di akun twitter resmi @ccdukcapil.

Anda bisa melakukan pelaporan menyangkut masalah NIK tidak valid melalui direct message dengan format #NIK#Nama_Lengkap#Nomor_Kartu_Keluarga#Nomor_Telp#Keluhan. Pastikan untuk menyampaikan keluhan yang anda alami sejelas mungkin. Tujuan diciptakan pelaporan online ini adalah untuk mengurangi antrian dan kerumunan di kantor Dukcapil pada kondisi seperti sekarang ini.

Itu dia beberapa hal yang dapat menyebabkan NIK anda tidak valid atau tidak terdaftar di Dukcapil dan cara mengatasinya. Jika hal ini terjadi pada anda pastikan anda tetap tenang dan memeriksa kembali apakah memang masalahnya ada pada sistem atau anda yang salah memasukkan nomornya sebelum melakukan pelaporan ke kantor Dukcapil.